Saturday, August 17, 2013

Makalah Ilmu Kalam : Syi'ah


SYI’AH
A.    PENGERTIAN SYI’AH
Kata syi’ah menurut bahasa artinya adalah “pengikut” juga mengandung makna pendukung & pecinta juga dapat di artikan kelompok.. sedangkan menurut istilah yaitu orang-orang yang meyakini bahwa hanya Rasulullah SAW yg berhak menentukan risalah penurus Islam, & dalam segala hal mereka hanya mengikuti ajaran ahlul bait.

B.     Sejarah Munculnya Syi’ah
Syi’ah sudah ada sejak Rasulullah SAW masih hidup. Syia’ah merupakan pengikut Imam Ali K.W. imam pertama kaum Syi’ah. Sejarah munculnya Syi’ah ini dapat dibuktikan melalui realita sebagai berikut di antaranya :
1)      Ketika Rasulullah SAW mendapat perintah oleh Allah untuk mengajak orang-orang  terdekatnya masuk Islam beliau berkata kepada mereka “barang siapa di antara kalian yang siap mengikutiku, maka ia aan menjadi pengganti washilahku setelah aku meninggal dunia” tidak ada di antara mereka yang bersedia kecuali Ali K.W
2)      Berdasarkan riwayat-riwayat mutawatir yang dinukil oleh Ahlusunnah  & Syi’ah. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa Imam Ali K.W terjaga dari setiap dosa dan kesalahan, baik dalam ucapan dan prilakunya sesuai dengan ajaran Islam & ia adalah orang yang paling tahu tentang Islam.

C.    Aliran Cabang dalam Syi’ah
Aliran cabang dalam syi’ah  ini sangat bervariatif di antaranya yaitu : Syi’ah kaisaniah, Zaidiyah, Ismailiah, Fatahiyah, Imamiyah Itsna Asyariyah dan lain-lain. Namun kesemuanya mulai sirna dan yang masih berkembang yaitu ada tiga macam Syi’ah : Zaidiyah, Isma’iliyah & Itsna Asyariyah.

1)      Syi’ah Zaidiyah
Zaidiyah adalah para pengikut Zaid bin Ali As Sajad, menurut keyakinan Mazhab Zaidiyah setiap orang yang bersiasal dari keturunan Fatima Az-Zahrah, Alim. Zahid Dermawan & pemberani untuk menentang ke zaliman, bias menjadi Imam. Syi’ah Zaidiyah menggambungkan dua jalan dalam mazhabnya. Dalam bidang usuluddin ia menganut faham Mu’tazilah & dalam bidang Furu’udin  ia menganut faham Hanafiyah.

2)      Syi’ah Ismailiyah
Syi’ah Isma’iliyah ini memiliki aliran-aliran cabang hyaitu :
·         Bathiniyah
·         Nazariyah & Musta’iliyah
·         Duruziyah.
·         Muqaini’iyah.

3)      Syi’ah Itsna Asyariyah
Mayotritas syi’ah adalah Syi’ah Itsna Asyariyah mazhab ini memisahkan diri dari mayoritas muslimin setelah Rasulullah SAW meninggal dunia.
Syia’ah inilah yang berkembang di Negara kita yang berpusat di Iran. Apabila dibandingkan dengan aliran-aliran syi’ah yang lain, maka aliran merupakan aliran yang paling sesat (ghulah) & paling berbahaya bagi agama, bangsa & Negara. Ajaran syi’ah ini licik & penuh dengan laknat melaknat, karena dilandasi dengan sfat su’uzon, dendam kesumat, serta kepanatikan yang tidak mendasar.

D.    Sikap Syi’ah terhdap para Sahabat.
Dalam ajaran Syi’ah diterangkan bahwa para sahabat setelah Rasulullah wafat mereka menjadi murtad, alasan Ulama-ulama Syi’ah memurtadkan sahabat tersebut dikarenakan para sahabat setelah Rasulullah wafat mereka membai’at Sayyidina Ali Bin Abi Thalib.
Khusus mengenai Syayidina Umar ra. Maka bagi Majelis (Ulama  Syi’ah) dalam kitab Jalaa’ul Uyun hal : 45 mengatakan : “Tidak ada jalan lagi bagi seorang yang mengerti untuk meragukan kekafiran Umar. Semoga laknat Allah ditempatkan pada Umar & bagi orang yang menganggap Umar sebagai seorang Muslim & bagi yang tidak mau melaknatnya”. (Jalaa’ul Uyun : 45).
Disamping laknatan itu, ulama syiah juga telah menuduh 3 sahabat Nabi beserta sahabat-sahabat  yang lain telah merubah Al-Quran. Tidak hanya ulama Syi’ah yang mencaci maki para sahabat, tapi Khumaini pun sering mengeluarkan fatwa berisi kecaman & tuduhan kepada parra sahabat. Tidak puas dengan memfitnah para sahabat, Khumaini juga menuduh Rasulullah SAW tidak menyampaikan perintah Allah SWT.

E.     Syi’ah itu murtad atau masih Islam ?
Setiap kita mengatakan Syi’ah itu Islam atau murtad kita mesti memiliki alasan yang cukup kat.
Syi’ah tetap dianggap Islam apabila ia tetap berpegang pada Al-Qur’an & Sunnah. Dan dapat dianggap murtad (kafir) apabial ia telah keluar dari ajaran yang dibawa Rasulullah yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits Nabi.
Tapi pada kenyataannya, bagaimana sikap syi’ah kepada Rasulullah SAW, sahabat, Istrin Nabi dan keyakinan mereka kepada Al-Qur’an.
Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menerangkan mengenai keutamaan sahabat serta janji Allah untuk memasukkan mereka kedalam Syurga. Sedang dalam ajaran syi’ah diterangkan bahwa para sahabat dipuji Allah SWT seetelah Rasulullah wafat, dan sahabat-sahabat murtad . juga menuduh istri Rasulullah SAW berbuat berbuat serong (Siti ‘Aiasyah) padahal Allah dalam surah An-Nur menerangkan kesucian ‘Aisyah. Dengan demikian sudah jelas sekali bahwa ajaran Syi’ah telah bertentangan dengan Al-Qur’an & jelas mereka telah menolak Kalamullah,  menolak kalamullah sudah sangant jelas kekufurannya.

Sedikit kutipan tentang syi’ah Rafidlah
Syi’ah Rafidlah adalah Syi’ah yang mengaku & mengklaim dirinya mencintai Rasulullah & keluarga beliau, padahal kenyataannya tidak demikian, sementara  mereka tidak mau mengakui keberadaan khalifah Abu Bakar, Usman, Umar, Mua’wiyah, Aimr bin Al-Ash sehingga mereka mencaci makinya.
Kutipan-kutipan ini diambil dari beberapa sumber :
1)      Sayyidina Syabaab Ahlil Jannah (al_hasan & Al-Husein R.A. Achmad Zein Alkaf)
2)    Fatwa Isu Penting, Putusan Ulama Besar Indonesia (Al-Habib Salim bin Ahmad Bin Jiddan)