Thursday, January 9, 2014

Esensi Ajaran Islam


ESENSI  AJARAN  ISLAM

Secara garis besar esensi ajaran islam terbagi kepada tiga pokok bahasan:

I.          Aqidah Tauhid        II. Ibadah   III. Akhlak

Ketiga hal pokok tersebut diatas merupakan ilmu yang wajib kita pelajari dan amalkan.
Sebelum masuk kepada pokok bahasan terlebih dahulu kita pahami hakikat dan penegrtian islam itu apa ? Islam dari asal kata aslama-yaslimu yang artinya keselamatan dan kedamaian bagi seluruh alam. Rasulullah menerangkan
“Islam ialah engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukannya. Engkau mengerjakan sholat, membayar zakat yang wajib dan puasa pada bulan ramadhan.
          Kita masuk pada pokok bahasan yang pertama dari pada esensi ajaran islam.

I.          Aqidah Tauhid

Kita bahas tentang aqidah atau yang di sebut dengan tauhid adalah awal dan akhir dari seruan islam. Ia adalah suatu kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Suatu kepercayaan yang menegaskan bahwa Allahlah yang menciptakan alam dengan segala isinya.
Aqidah atau yang disebut Tauhid adalah suatu bentuk landasan hidup bagi seorang muslim dalam meyakini agamanya. Tauhid merupakan sebuah landasan iman.
a.                 Pengertian iman; sabda rasulullah saw.
“Iman di yakini dalam hati di ucapkan dengan lisan di amalkan dengan perbuatan”

Dalam hadits nabi di katakan bahwa iman diucapkan dengan lisan. Iman dengan lisan ialah bacaan syahadat.
b.                 Makna syahadat ( rukun iman, iman kepada Allah berarti dengan bersahadat kepada Allah, sayahadat ialah mempercayai dalam bentuk persaksian, tiada Tuhan yang wajib di sembah melainkan Allah).
c.                 Iman kepada Allah (mengesakan Tuhan) Rukun Iman (QS. An-Nisa: 136).
Bagaimana sesungguhnya pengertian dan hakekat iman itu ?Apakah iman itu ?  hakikat iman ialah mengakui (perbuatan lisan) dan membenarkannya (perbuatan hati) Rasulullah saw, menerangkan:
“Iman ialah engkau percaya (membenarkan dan mengakui) kepada Allah dan Malaikat-Nya dan dengan menjumpai-Nya dengan Rasul-rasul-Nya dan engkau percaya dengan hari kebangkitan”.

II.               Ibadah /Muamalah

Secara umum ibadah berarti bakti manusia kepada Allah swt, karena di dorong dan di bangkitkan oleh aqidah tauhid.
a.       Ibadah adalah tujuan hidup manusia (QS. Adzariat: 56)
Pengertian ibadah dalam kaitannya dengan syahadat adalah bahwa apa yang kita akui dan kita yakini harus kita aplikasikan. Hal ini karena adanya keterkaitan dengan syahadat. Mula-mula kita meyakini dengan bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Kita mengimani adanya Allah tentu sebagai konsekwensi adalah kita harus menjalankan ibadah sebagai bentuk aplikasi dari iman
b.       Konsekwensi syahadat
Konsekwensi syahadat adalah harus di aplikasikan kedalam rukun islam terutama rukun islam yang jumlahnya ada lima perkara. Bagaimana bunyi rukun islam tersebut ? Bagaimana aplikasinya ? Aplikasinya adalah kita harus melaksanakan atau menjalankan rukun islam yang lima perkara.
c.                 Rukun islam
Tentang Rukun islam dalam kaitannya dengan syahadat, adalah kita harus menyembahnya. Yang telah diwajibkan lima waktu dalam sehari semalam. Kita menyembah zat ke-esaan Allah sebagaimana yang terdapat dalam surat Al-Ikhlas ayat 1-4 yang menjadi sumber dasar tentang ke-esaan Allah tersebut. Bunyinya….?
Tentang diri Tuhan disebutkan pula dalam QS. Taha ayat 14 yang artinya: “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shoalat untuk mengingat Aku”.,

III.                       Akhlak

a.                                         Rasulullah Menyempurnakan Akhlak (QS. Al-Ahzab: 21)
Rasulullah sebagai pembawa risalah baru dalam menyempurnakan akhlak. Tentang akhlak kembali kepada tujuan agama. Bagaimana seorang akan berakhlak kalau dia tidak beragama.
b. Akhlak terpuji
Akhlak islam ialah suatu sikap mental dan lakuperbuatan yang luhur, mempunyai hubungan dengan zat yang maha kuasa, Allah swt. Akhlak islam ialah produk dari keyakinan atas kekuasaan dan Ke-esaan Allah, yaitu produk dari jiwa tauhid.
c. Akhlak dengan manusia, alam dll.
Ø  Islam berarti penyerahan diri kepada kehendak Allah, demikian pula kalau ia melibatkan amal.
Ø  Tentang praktek-praktek keagamaan seorang muslim dijelaskan ; islam ialah jika engkau bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan Nabi Muhammad itu adalah rasul dan utusan Allah, dan engkau mengerjakan sholat, membayar zakat, melaksanakan puasa di bulan ramadhan, dan mengerjakan haji kebaitullah jika engkau cukup dan mampu membiayai perjalanan.
Ø  Lima sendi aspek kehidupan religius seorang muslim terpadu dengan iman kepada Allah.
Ø  Seseorang yang hatinya benar-benar terkait pada iman atau percaya kepada Tuhan, pada islam dengan berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan, dan menjalankan ihsan sesuatu perbuatan yang baik adalah seorang muslim.
Ø  Iman seorang muslim adalah kepercayaan yang teguh pada islam, di hayati dalam hatinya dan diungkapkan dengan lisannya, apa yang di percayai dalam hati harus diungkapkan dengan lisan, dan apa yang diungkapakan dengan lisan harus benar-benar diresapkan dan dipercayai dalam hati.
Ø  Prinsip pertama islam adalah tauhid, kesatuan atau ke-Esaan Tuhan yang tak ada sekutunya.
Ø  Dalam Al-Qur’an untuk Tuhan satu adalah Allah. Dia Maha Tinggi, satu-satunya Tuhan, satu-satunya Raja dan pencipta alam semesta Hakikat wujud-Nya atau kehadiran-Nya tak dapat di indra oleh mata namun dapat di renungkanoleh hati.
Ø  Menurut sebuah hadits ujian iman seorang muslim adalah jika engkau merasa senang atas kebaikan yang telah kau kerjakan dan merasa sedih atas kejahatan yang telah engkau lakukan maka engkau adalah seorang muslim yang sejati.